Pertumbuhan Gigi Bayi

Pertumbuhan Gigi Bayi

Ciri atau sinyal bayi tumbuh gigi perlu diketahui orangtua, gara-gara kebanyakan si kecil dapat mulai sedikit tidak nyaman. Apalagi, ia belum sanggup memberitahu keluhan yang dirasakan, supaya mungkin ia dapat jadi rewel. Tidak perlu bingung, berikut beberapa ciri Pertumbuhan Gigi Bayi yang jadi bagian alami berasal dari pertumbuhan si kecil.

Apa itu sindrom tumbuh gigi?

Bayi tumbuh gigi kerap kali disebut bersama dengan sindrom teething atau sindrom pertumbuhan gigi. Sindrom teething ini ditandai bersama dengan tumbuhnya gigi pertama atau gigi primer yang mulai menembus gusi.

Tumbuh gigi merupakan bagian pertumbuhan bayi yang normal. Hanya saja, sindrom teething tidak jarang diiringi bersama dengan beragam tanda-tanda dan juga suasana yang tidak cukup menyenangkan dan membuat bayi tidak nyaman.

Usia berapa kebanyakan bayi tumbuh gigi?

Sebelum mengetahui sinyal tumbuh gigi, mari ketahui lebih lanjut berkenaan kapan step bayi mulai tumbuh gigi.

Dikutip berasal dari Pregnancy, Birth, & Baby, terhadap kebanyakan pertumbuhan gigi terhadap bayi berjalan di usia 6 bulan. Meski demikian, lebih dari satu bayi mengalami tumbuh gigi lebih cepat lagi, yakni lebih kurang usia 4 bulan.

Biasanya gigi yang tumbuh berpasang-pasangan, baik sepasang pernah di atas maupun sepasang pernah di bawah.

Jangan risau jika gigi terhadap bayi Anda belum keluar juga. Gigi pertama yang tumbuh di rentang usia 3-12 bulan masih diakui normal.

Pada bayi baru lahir, gigi memang sudah tersusun lengkap di bawah gusi. Ketika satu per satu gigi mulai tumbuh, gigi berikut dapat keluar berasal dari di dalam gusi.

Umumnya, gigi depan di bagian bawah yang pertama kali dapat tumbuh. Kemudian disusul bersama dengan tumbuhnya gigi depan bagian atas lebih kurang 1 hingga 2 bulan kemudian.

Seiring bersama dengan bertambahnya usia, bayi dapat mempunyai gigi susu yang lengkap yakni berjumlah sebanyak 20 gigi terhadap usia lebih kurang 2-3 tahun.

Tahapan pertumbuhan gigi terhadap bayi
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, sistem pertumbuhan gigi anak berjalan secara bertahap.

Berikut gambaran rentang usia berapa bayi tumbuh gigi:

  • Gigi seri paling depan: 6 – 12 bulan.
  • Gigi kerap bagian samping: usia 9-16 bulan.
  • Gigi taring: 16-23 bulan.
  • Gigi geraham pertama: 13-19 bulan.
  • Gigi geraham kedua: 22-24 bulan.

Apa saja ciri bayi tumbuh gigi?

Tanda atau ciri bayi tumbuh gigi terhadap mulanya keluar berasal dari gelagat bayi kesulitan makan. Ia termasuk dapat menolak semua makanan yang di tawarkan padanya, gara-gara tengah mulai tidak nyaman.

Gigi yang tumbuh dapat merobek gusi dan menyebabkan rasa sakit dan gusi jadi bengkak.

Perlu diketahui, beberapa ciri bayi tumbuh gigi kebanyakan keluar sepanjang 3 hingga 5 hari sebelumnya, dan dapat menghilang kala gigi sudah terlihat.

Rasa nyeri yang timbul dapat membuat bayi menggigit-gigit jari atau mainan mereka untuk kurangi rasa sakit yang timbul akibat gigi yang tumbuh.

Namun, perlu diingat bahwa tiap tiap bayi mungkin saja mengalami dan tunjukkan tanda-tanda yang berbeda.

Bahkan terhadap lebih dari satu kasus, bayi sanggup saja tidak tunjukkan ciri dan tanda-tanda apa pun waktu dapat tumbuh gigi. Tidak perlu khawatir, gara-gara hal ini masih termasuk normal.

Nah, untuk memastikan waktu si kecil tengah mengalami tumbuh gigi atau tidak, tersedia lebih dari satu ciri tumbuh gigi terhadap anak yang sanggup Anda perhatikan:

1. Mengeces

Salah satu ciri atau sinyal tumbuh gigi terhadap bayi adalah ia dapat produksi air liur yang lebih banyak berasal dari biasanya. Itulah mengapa anak jadi lebih mudah mengeces.

Bahkan, lebih dari satu bayi termasuk sanggup mengalami ruam merah di lebih kurang mulut, dagu, dan leher. Hal ini gara-gara air liur yang lembap tetap membasahi wajahnya.

Pastikan Anda tetap sediakan kain lembut atau tisu steril untuk mengusap air liur bayi, dan juga kenakan celemek spesifik bayi yang mudah menyerap air.

Seiring bertambahnya usia, bayi dapat jadi mahir mengendalikan air liur di di dalam mulutnya.

2. Menangis

Ciri bayi tumbuh gigi berikutnya adalah lebih kerap menangis dan kerap rewel gara-gara sistem pertumbuhan gigi sanggup mulai sangat menyakitkan.

Akan tetapi, lebih dari satu bayi hanya dapat bergumam kecil kala gusi atau mulutnya tak nyaman.

Rasa menyakitkan waktu tumbuh gigi terhadap anak disebabkan jaringan-jaringan gusi yang masih sangat rawan. Kondisi ini sanggup berjalan peradangan, terlebih terhadap pertumbuhan gigi pertama bayi.

3. Suka menggigit

Tekanan berasal dari gusi yang dirasakan bayi kala giginya berkenan tumbuh dapat mulai sangat tidak nyaman. Itu sebabnya bayi pun jadi kerap menggigit benda di sekitarnya sebagai sinyal bayi tumbuh gigi.

Jika Anda masih menyusui dan bayi mulai menggigit, mencermati baik-baik kala rahangnya mulai menegang. Segera selipkan jari Anda yang bersih di pada gusi bayi melalui ujung bibirnya.

Ingatkan bersama dengan lembut bahwa ia tak harusnya menggigit Anda. Apabila ia menggigit kerangka boks atau ranjang, lapisi bersama dengan kain lembut yang sanggup menyerap air.

4. Gusi membengkak

Gusi yang memerah dan membengkak sanggup jadi ciri bayi tumbuh gigi yang termasuk wajar. Jika bagian gusi terlihat, coba memberikan pijatan mudah terhadap gusinya bersama dengan jari Anda yang bersih.

Ia mungkin dapat kaget atau protes kala Anda pertama kali laksanakan ini, namun ia dapat mulai lebih nyaman sehabis gusinya dipijat.

Anda termasuk sanggup memijatnya bersama dengan kain lembut yang sudah dibasahi bersama dengan air dingin.

5. Sering terbangun di malam hari

Rasa tidak nyaman yang dirasakan anak tak hanya keluar di pagi atau siang hari saja. Bahkan kala tengah tidur, ia sanggup terbangun gara-gara rasa sakit atau gatal terhadap gusinya.

Perhatikan jika bayi kerap terbangun di malam hari tanpa alasan yang tahu dan di jam yang tidak biasa. Kemungkinan ini jadi ciri atau sinyal bayi tumbuh gigi.

6. Susah makan

Mulut anak sanggup mulai tidak nyaman akibat tumbuh gigi, supaya ia pun jadi kesulitan makan.

Jika beragam langkah sudah dijalankan dan bayi Anda tetap rewel atau menolak makan, mungkin hal ini termasuk beberapa ciri bayi tumbuh gigi.

Sebaiknya, segera hubungi dokter supaya diberikan anjuran pengobatan yang safe untuk usia si kecil.

7. Menarik telinga atau menggaruk pipi

Bayi dapat mulai menarik daun telinga atau menggaruk pipinya, sebagai ciri atau sinyal bayi tumbuh gigi. Hal ini dijalankan gara-gara gusi mulai sedikit gatal dan tak nyaman.

Hati-hati gara-gara ia mungkin menggaruk pipi dan menarik telinganya waktu tertidur. Jadi, pastikan bahwa kuku sudah dipotong dan tangan anak tetap bersih.

8. Demam

Hingga waktu ini, belum tersedia fakta atau penelitian yang tunjukkan bahwa demam tentu berjalan terhadap suasana tumbuh gigi terhadap bayi.

Prof. Melissa Wake, peneliti berasal dari Centre for Community Child Health di Royal Children’s Hospital di Melbourne, pun sudah laksanakan penelitian berkenaan hal ini terhadap th. 1990-an.

Hasil berasal dari penelitian berikut mengatakan bahwa bayi tidak mengalami peningkatan suhu yang berarti waktu mereka tumbuh gigi.

Akan tetapi, demam waktu tumbuh gigi mungkin saja terjadi. Bukan gara-gara tumbuh gigi, namun lebih gara-gara terkena infeksi kuman atau bakteri berasal dari luar yang membuat anak demam.

Apabila demam capai 38 derajat Celsius ke atas, mungkin penyebabnya bukan gara-gara gigi yang dapat tumbuh.

9. Batuk atau muntah

Bayi belum sanggup mengendalikan semua otot dan saraf di di dalam mulut dan tenggorokan. Apalagi, di di dalam mulut bayi sangat banyak air liur, supaya bayi tersedak waktu mengusahakan menelan.

Hal ini kebanyakan ditandai bersama dengan batuk-batuk atau muntah. Jika batuk dan muntah tidak disertai pilek, flu, atau diare, Anda tidak perlu khawatir. Bisa jadi ini merupakan sinyal bayi tumbuh gigi.

10. Pilek

Tidak hanya demam, orangtua termasuk mulai bahwa pilek termasuk jadi ciri bayi tumbuh gigi. Sebenarnya, suasana ini tidak tetap berjalan dan belum tersedia penelitian pasti.

Pilek atau flu yang menyerang tubuh si kecil sepanjang masa-masa ini bukan merupakan efek samping berasal dari tumbuh gigi.

Melainkan gara-gara sistem kekebalan tubuh bayi yang tengah menurun, supaya lebih rentan terhadap serangan infeksi.

11. Memasukkan tangan ke di dalam mulut

Untuk meredakan rasa tidak nyaman atau gatal yang muncul, mungkin bayi dapat kerap memasukkan tangannya ke di dalam mulut.

Sebaiknya Anda melindungi supaya tangan, mainan, dan benda-benda yang mungkin disentuh tetap bersih. Ingatkan termasuk bayi Anda untuk menjauhkan hal ini.

Apa yang perlu dijalankan waktu bayi tumbuh gigi?

Tumbuh gigi adalah sistem alami yang berjalan terhadap semua anak, namun sanggup membuatnya mulai terganggu.

Ketika Anda melihat ciri atau sinyal tumbuh gigi terhadap bayi, tersedia lebih dari satu hal yang sanggup dijalankan untuk mendukung si kecil melewati dan meringankan rasa sakit, seperti:

Gosok gusi bersama dengan lembut

Gunakan jari yang bersih untuk menggosok lembut gusi bayi yang dapat ditumbuhi gigi sepanjang 2 menit.

Si kecil kebanyakan dapat mengemut jari untuk mendukung meredakan keluhan gusi yang gatal dan nyeri waktu tumbuh gigi.

Berikan mainan yang safe untuk digigit oleh bayi
Bayi yang tengah di dalam masa tumbuh gigi kebanyakan sangat suka mengunyah, atau memasukkan sesuatu ke di dalam mulut peranan meredakan rasa nyeri.

Biasanya, bayi menyukai sesuatu yang dingin kala dimasukkan ke di dalam mulut. Anda sanggup memberi tambahan empeng dingin maupun teether yang pada mulanya sudah disimpan di di dalam kulkas.

Usahakan jangan memberi tambahan empeng maupun teether yang sangat dingin apalagi hingga beku. Hal ini dikhawatirkan justru sanggup melukai mulut si kecil.

Pijat gusi bayi sebelum akan mulai menyusui

Untuk menghambat supaya bayi tidak menggigit puting payudara supaya menyebabkan luka, Anda sanggup memijat gusinya terlebih dahulu sebelum akan menyusui.

Coba masukkan jari tangan ke di dalam air dingin, kemudian pijat gusi bayi layaknya biasa. Cara ini dinilai sanggup membuat si kecil mulai lebih nyaman waktu menyusu nantinya.

Apakah bayi yang tengah tumbuh gigi boleh diberikan obat?

Jika si kecil sangat rewel dan kesakitan, konsultasikan bersama dengan dokter untuk meraih pengobatan terbaik. Anda mungkin dapat dianjurkan untuk memberi tambahan si kecil obat gel gigi supaya mulai lebih nyaman.

Namun, pastikan gel gigi berikut tidak memiliki takaran kolin salisilat dan benzokain di dalamnya gara-gara berisik0.

Penting untuk diketahui, tersedia lebih dari satu hal yang perlu Anda menjauhkan jika bayi tengah tumbuh gigi, yaitu:

Memberikan bayi aspirin atau mengoleskan aspirin ke gusi.
Menggunakan alkohol terhadap gusi bayi yang tengah sakit.
Menaruh sesuatu yang sangat dingin atau es batu terhadap gusi yang tengah tumbuh gigi.
Membiarkan bayi menggigit-gigit mainan yang terbuat berasal dari plastik keras.

Perlukah mempunyai bayi ke dokter waktu tumbuh gigi?

Terkadang, tumbuh gigi sanggup membuat bayi jadi lebih rewel, demam, batuk, hingga muntah.

Segera bawa si kecil ke dokter jika tumbuh gigi diiringi bersama dengan suasana sebagai berikut:

Suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius untuk bayi tidak cukup berasal dari 3 bulan
Demam lebih berasal dari 39 derajat Celcius untuk bayi di atas 3 bulan,
Demam lebih berasal dari 24 jam.
Diare, muntah, atau ruam gara-gara demam.
Terlihat tetap mengantuk dan sakit.
Selalu rewel dan sulit ditenangkan.
Walaupun tumbuh gigi merupakan sistem yang normal, namun orangtua sebaiknya mengetahui ciri atau sinyal bayi tumbuh gigi.

Sebaiknya konsultasi ke dokter anak, jika tanda-tanda tumbuh gigi yang dialami anak membuatnya sangat terganggu.

Hal lainnya yang perlu diketahui orangtua waktu gigi sudah tumbuh

Gigi yang tumbuh renggang

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kebanyakan bayi dapat mulai mengalami tumbuh gigi sejak usia 6 bulan. Saat gigi tumbuh berdampingan, tersedia mungkin si kecil mengalami gigi tubuh renggang yang sanggup termasuk disebut sebagai diastema.

Gigi renggang atau berjauhan tidak menandakan ada kasus pertumbuhan bayi, supaya Anda tidak perlu risau gara-gara tidak permanen.

Umumnya, disebabkan oleh ukuran gigi dan tulang tahang yang tidak sesuai. Lalu, hal ini termasuk sanggup berjalan gara-gara segi keturunan.

Saat berkonsultasi bersama dengan dokter, perawatan yang sanggup dijalankan nantinya adalah pemanfaatan kawat gigi, pembersihan karang untuk menangani peradangan, atau pembedahan.

Kapan gigi anak dapat copot?

Gigi susu dapat copot digantikan bersama dengan gigi dewasa. Umumnya, anak-anak dapat kehilangan gigi susu pertamanya di usia 6 hingga 7 tahun.

Pola tanggalnya gigi susu sama persis bersama dengan pola pertumbuhannya di awal. Pertama-tama, ia dapat kehilangan dua gigi seri bawah bagian tengah, yakni gigi seri tengah mandibula.

Selanjutnya, dua gigi tengah atas dapat rontok, diikuti gigi taring, gigi molar pertama, dan gigi molar kedua. Pada usia 11 hingga 13 tahun, gigi bayi dapat hilang digantikan bersama dengan gigi dewasa.

Proses kehilangan gigi susu kebanyakan tidak sangat menyakitkan. Namun, gusi dapat membengkak dan lebih dari satu di antaranya dapat merasakan nyeri.

Untuk mengatasinya, Anda lumayan memberikan acetaminophen dan ibuprofen untuk meringankan rasa sakit.