Panik Penyebab Bayi Demam Dan Langkah Penanganannya

Panik Penyebab Bayi Demam Dan Langkah Penanganannya

Panik Penyebab Bayi Demam Dan Langkah Penanganannya – Bayi demam mampu jadi tidak benar satu hal paling menakutkan bagi orang tua, terlebih disaat demam tinggi atau bayi baru berusia beberapa minggu. Untuk mengatasinya, tersebut ini penjelasan perihal bermacam penyebab demam bayi, dan langkah-langkah penanganannya.

Jangan Panik! Inilah Penyebab Bayi Demam Dan Langkah Penanganannya

Demam bukanlah penyakit. Demam biasanya memperlihatkan bahwa tubuh anak sedang melawan penyakit, dan sistem kekebalan tubuhnya berfungsi dengan baik. Demam terhadap bayi mampu berarti infeksi virus pilek atau virus lainnya.
Meskipun jarang berjalan terhadap bayi, penyakit pneumonia, infeksi saluran kemih, infeksi telinga atau infeksi yang lebih serius, layaknya infeksi bakteri darah atau meningitis, terhitung mampu membuat demam.
Pneumonia merupakan radang paru akibat bakteri. Gejalanya berbentuk panas tinggi, batuk berdahak, napas cepat, sesak, gelisah, sakit kepala, dan turunya nafsu makan.

Selain itu, pengaruh samping vaksinasi atau imunisasi terhitung kadang membuat bayi demam. Bayi dengan suhu tubuh hangat, atau baru saja menggunakan benar-benar banyak pas di luar rumah, di siang terik, terhitung mampu membuat demam.

Gejala Demam terhadap Bayi

Salah satu sinyal umum demam terhadap bayi adalah dahi yang terasa hangat. Namun, ini bukanlah tanda-tanda yang mutlak. Selain itu, disaat jadi lebih rewel, bayi Anda kemungkinan sedang mengalami demam.
Gejala lain yang perihal dengan demam terhadap bayi, antara lain:

  • Tidur yang kurang
  • Tidak nafsu makan
  • Enggan bermain
  • Kurang aktif atau bahkan lesu
  • Konvulsi atau kejang

Bagaimana Cara Mengukur Suhu Bayi?

Anda mampu mengukur suhu anak dengan beberapa cara berbeda, layaknya lewat rektum (rektal), mulut (oral), telinga, di bawah lengan (aksila), atau di pelipis. American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan orangtua hanya memakai termometer digital terhadap anak-anak.
Sebaiknya Anda tidak mengukur suhu bayi dengan termometer merkuri. Sebab, bayi berisiko terpapar maupun keracunan merkuri, kecuali termometer pecah.
Termometer rektal mengimbuhkan hasil suhu yang paling akurat dan paling enteng untuk digunakan terhadap bayi. Biasanya, bayi tidak mampu menahan termometer oral di tempat. Termometer telinga, temporal, atau ketiak pun kadang tidak memperlihatkan akurasi yang sama.
Untuk menyita suhu rektal, pertama-tama, pastikan termometer didalam keadaan bersih. Cuci dengan sabun dan air, atau bersihkan dengan alkohol. Baringkan bayi Anda di perut atau di punggung dengan kaki ditekuk ke arah dada.
Oleskan sedikit petroleum jelly di lebih kurang bola termometer, dan masukkan dengan lembut lebih kurang 1 inci ke didalam pembukaan rektal. Pegang termometer digital di tempatnya sepanjang lebih kurang dua menit, sampai Anda mendengar bunyi “bip”. Kemudian dengan lembut keluarkan termometer dan baca suhu yang tertera.

Berapa Suhu Bayi Ketika Demam?

Suhu normal bayi mampu berkisar lebih kurang 36-37 derajat Celcius. Kebanyakan dokter berasumsi suhu rektal 38 derajat Celcius atau lebih tinggi, sebagai demam.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Hubungi dokter kecuali bayi Anda punya keadaan atau mengalami hal-hal tersebut ini:
Berusia di bawah umur 3 bulan dan demam. Carilah perawatan medis segera.
Lemas dan tidak responsif
Masalah pernapasan atau makan
Sangat rewel atau susah untuk tenang
Ruam
Tanda-tanda dehidrasi, layaknya yang cenderung ering, mulut kering, dan tidak ada air mata pas menangis
Kejang

Dokter kemungkinan susah sadar ada infeksi virus sederhana terhadap bayi yang baru lahir, jika pilek, maupun infeksi yang lebih sungguh-sungguh (seperti infeksi saluran kemih, pneumonia, atau meningitis).
Itulah sebabnya, dokter sering kadang melakukan tes tertentu (seperti tes darah atau urine, atau rontgen dada dan keran tulang belakang) untuk pilih penyebab bayi demam, dan juga mencari infeksi lebih serius, terhadap bayi yang tetap kecil.

Langkah Penanganannya Bayi Demam

Panik Penyebab Bayi Demam Dan Langkah Penanganannya, Jika bayi Anda berusia di bawah 1 bulan dan mengalami demam, segera hubungi dokter, klinik, maupun tempat tinggal sakit terdekat. Untuk bayi yang telah lebih besar, coba kiat-kiat ini untuk mengobati bayi demam.

Mandikan Bayi dengan Air Hangat:
Mandikan bayi dengan air hangat. Selalu periksa suhu air di pergelangan tangan Anda, sebelum memandikan bayi. Kemudian, pilihlah busana yang enteng untuknya.

Pastikan Bayi Mendapat Cukup Cairan:
Berikan lumayan cairan terhadap bayi Anda, untuk jauhi dehidrasi. Cairan tersebut mampu berbentuk air susu ibu (ASI), susu formula, larutan elektrolit, atau air, bergantung terhadap umur bayi. Hubungi dokter maupun bidan, untuk sadar anjuran perawatan untuk bayi Anda.

Bayi dengan dehidrasi kemungkinan menangis tanpa air mata, mengalami kekeringan terhadap mulit, dan popoknya tidak basah. Apabila bayi berusia lebih berasal dari 6 bulan, Anda mampu mengimbuhkan ibuprofen untuk bayi.

Hindari pemberian aspirin. Sebab, aspirin membuat risiko sindrom Reye. Jangan berikan ibuprofen untuk bayi dengan umur di bawag 6 bulan. Pastikan berkonsultasi dengan dokter perihal dosis dan cara pemakaian obat, sebelum mengimbuhkan obat penurun demam bagi bayi.

Jika mencemaskan demam terhadap bayi Anda, hubungi tenaga medis untuk memperoleh anjuran terbaik.