Cara Membaca Mikrometer Sekrup

Cara Membaca Mikrometer Sekrup

Cara Membaca Mikrometer Sekrup – Ada bervariasi tipe alat untuk mengukur panjang atau ketebalan suatu benda, salah satunya adalah Mikrometer Sekrup. Alat ukur ini punyai kapabilitas untuk mengukur benda yang lebih tipis, seperti ketebalan kertas, triplek, rambut, kawat, dan benda kecil lainnya dengan tingkat kecermatan 10 kali lebih detail berasal dari jangka sorong, yakni 0,01 mm.

Mikrometer sekrup adalah sebuah alat ukur yang sanggup mengukur benda dengan satuan ukur yang punyai kecermatan hingga dengan 0.01 mm. Dalam penggunaannya alat ukur ini banyak dipakai untuk mengukur besaran panjang, ketebalan benda serta diameter luar sebuah benda. Sebelum kami studi mengenai cara mengukur dengan mikrometer sekrup, ada baiknya kami mengenal dulu beragam tipe mikrometer sekrup dan bagian-bagiannya.

Jenis-jenis Alat Ukur Mikrometer

Dalam pemakaiannya mikrometer punyai faedah utama yakni mengukur besaran panjang suatu benda dengan presisi. Mikrometer membawa tiga tipe umum pengelompokan yang didasarkan pada faedah utamanya, yakni:

Mikrometer Luar, dipakai untuk mengukur benda contohnya kawat, lapisan-lapisan, blok-blok serta batang-batang.
Mikrometer Dalam, dipakai untuk mengukur sebuah garis tengah berasal dari lubang sebuah benda.
Mikrometer Kedalaman, dipakai untuk mengukur kedalaman dan ketinggian berasal dari sebuah benda.
Mengenal Bagian Kerangka Penyusun Mikrometer Sekrup
cara membaca mikrometer sekrupSecara standar, mikrometer sekrup terdiri berasal dari tujuh bagian penting, yaitu:

  • Spindle atau poros gerak adalah sebuah silinder yang sanggup digerakan menuju anvil.
  • Anvil atau poros selalu adalah bagiam mikrometer yang berfaedah sebagai penahan waktu sebuah benda akan diukur dan di letakkan diantara anvil dengan spindle.
  • Sleeve adalah daerah terletaknya skala utama (satuan milimeter).
  • Thimble merupakan daerah skala nonius atau skala putar berada.
  • Frame atau bingkai adalah bagian berasal dari Mikrometer yang membawa wujud menyerupai huruf C atau U yang biasanya dibuat berasal dari bahan logam tahan panas serta didesain agak tebal dan kuat. Tujuannya adalah untuk meminimalkan terjadinya peregangan yang sanggup mengganggu proses pengukuran. Frame termasuk dilapisi dengan lapisan plastik yang berfaedah meminimalkan terjadinya transfer panas berasal dari tangan manusia pada baja waktu proses pengukuran.
  • Pengunci atau lock adalah bagian yang berfaedah untuk menahan spindle atau poros gerak sehingga tidak bergerak waktu proses pengukuran benda.
  • Ratchet Knob adalah bagian mikrometer sekrup yang digunakan untuk memutar Spindle (poros gerak) waktu ujung berasal dari Spindle sudah dekat dengan benda yang akan di ukur dan kemudian untuk mengencangkan Spindle hingga terdengar nada bunyi. Untuk sanggup dipastikan terkecuali ujung Spindle sudah menempel sempurna dengan benda yang diukur maka Ratchet diputar sebanyak 2-3 putaran.

Cara Menggunakan Alat Mikrometer Sekrup

Bagaimanakah cara gunakan mikrometer sekrup untuk mengukur suatu benda? Inilah langkah-langkahnya:

1. Langkah pertama, buka pengunci mikrometer sekrup sehingga rahang putar dan pemutar sanggup bergerak.
2. Setelah itu, tempatkan benda yang akan diukur, andaikan ketebalan koin atau papan triplek. Letakkan benda berikut di antara dua rahang.
3. Kemudian putar pemutar pada mikrometer hingga rahang putar lumayan menempel pada benda. Ingat, ini lumayan menempel, jangan hingga sangat kencang.

4. Langkah selanjutnya, putar rachet knob hingga terdengar nada “klik”. Jika sudah, hentikan pemutaran.
5. Kunci pengunci (lock) sehingga tidak berlangsung pergantian atau pergeseran ukuran.
6. Setelah itu, menyaksikan dan baca skala utama, sesudah itu baca skala nonius yang tepat berada satu garis dengan skala utama.
7. Untuk beroleh hasil akhir, jumlahkan hasil berasal dari pembacaan skala utama dengan skala nonius.

Untuk lebih jelasnya mengenai tata cara gunakan mikrometer sekrup dan cara mengukurnya, akan dijelaskan di dalam misal berikut ini.

Contoh Cara Menghitung dan Membaca Mikrometer Sekrup

Dalam membaca hasil pengukuran mikrometer sekrup, kami akan menyaksikan dua tipe skala, yakni skala utama dan skala nonius (putar). Skala utama terdiri berasal dari deretan angka 0, 1, 2, 3, 4, 5 mm, dan sesudah itu yang berada pada bagian atas. Kemudian pada bagian bawah garis utamanya merupakan niai tengah yang miliki nilai 0,5 mm.

Selanjutnya adalah skala nonius atau skala putar yang terdiri berasal dari angka 1 hingga dengan 50. Setiap skala putar atau skala nonius berputar mundur 1kali putaran maka skala utama jadi tambah 0,5 mm. Sehingga berasal dari logika berikut sanggup diperoleh 1 skala putar = 1/100 mm = 0,01 mm. Untuk lebih jelasnya mencermati gambar di bawah ini:

mikrometer sekrupNah, pada gambar di bawah ini diumpamakan sebuah bola kecil (merah) yang akan diukur ketebalannya. Kita akan membaca dan sadar ketebalan bola merah ini:

membaca mikrometer sekrupUntuk membaca dan sadar ukuran bola tersebut, pertama kami menyaksikan dulu angka yang tertera pada skala utama (main scale), yakni ternyata 4 mm lebih 0,5 mm atau 4,5 mm. Perhatikan gambar ini:

membaca skala mikrometer sekrupSelanjutnya, kami menyaksikan angka atau garis skala pada Nonius yang sejajar dengan garis skala utama. Ternyata garis skala Nonius yang tepat sejajar dengan garis skala utama adalah angka 22. Karena skala pada Nonius merupakan per 100 berasal dari skala utama, maka angka 22 itu perlu dibagi 100, sehingga membuahkan 0,22 mm.

cara baca mikrometer sekrupSetelah kami sadar nilai skala utama adalah 4,5 mm dan nilai pada skala nonius adalah 0,22 mm, maka ketebalan bola merah berikut adalah skala utama dijumlahkan dengan skala nonius, yakni:
4,5mm + 0,22mm = 4,72 mm
Lihat penjelasan gambar:

menghitung skala mikrometer sekrupUntuk misal ke dua, menyaksikan gambar berikut ini:

membaca ukuran skala mikrometer sekrupPada gambar di atas menunjukkan bahwa skala utama pada Mikrometer Sekrup muncul di angka 5,5 mm dan skala nonius di angka 0,28 mm, sehingga ukuran benda berikut dibaca 5,5mm + 0,28mm = 5,78mm.

Berikut ini adalah misal ke -3:

contoh pengukuran mikrometer sekrupPada gambar di atas menunjukkan bahwa skala utama pada Mikrometer Sekrup muncul di angka 2 mm dan skala nonius di angka 0,12 mm, sehingga ukuran benda berikut dibaca 2 mm + 0,12 mm = 2,12 mm. Bagaimana, sudah sadar kan? Jika belum mengerti, menyaksikan misal ke-4 berikut ini:

ukuran micrometer secrewPada gambar di atas menunjukkan bahwa skala utama pada Mikrometer Sekrup muncul di angka 5,5 mm dan skala nonius di angka 0,37 mm, sehingga ukuran benda berikut dibaca 5,5mm + 0,37mm = 5,87mm. Nah, misal paling akhir pasti akan makin lama memantapkan pemahaman anda.

gambar hitung mikrometer sekrupPada gambar di atas menunjukkan bahwa skala utama pada Mikrometer Sekrup muncul di angka 5,5 mm dan skala nonius di angka 0,30 mm, sehingga ukuran benda berikut dibaca 5,5mm + 0,30mm = 5,8 mm.

Cara Menyajikan Data pada Hasil Pembacaan Mikro meter Sekrup pada Laporan

Menyajikan laporan hasil pengukuran menurut pengetahuan Fisika, perlu selalu ada angka relatif (lebih kurang). Hal ini dikarenakan tiap tiap alat ukur atau pun proses pengukuran tidak dijamin membuahkan hasil pengukuran yang absolut atau tepat sekali. Mungkin saja, waktu pengukuran ada pergeseran alat atau termasuk cara mengamati yang tidak pas. Oleh dikarenakan itu, di dalam menyajikan laporan berasal dari pengukuran gunakan mikrometer sekrup perlu ada nilai ketidakpastiannya sebesar 0,005 mm. Nilai 0,005 mm berikut merupakan setengah berasal dari tingkat keakuratan atau kecermatan mikro meter sekrup yakni 0,01 mm.

Jadi, cara pelaporan information hasil pengukuran alat ini mengikuti pola berikut:
L = x ± Δ x

Dimana x adalah hasil yang kami baca berasal dari mikrometer, dengan Δx adalah ketidakpastiannya, di mana Δ x = setengah × kecermatan alat. Angka inilah yang perlu ditambahkan sesudah isyarat ± .

Misalkan berasal dari sebuah pengukuran yang dikerjakan diperoleh nilai tebal sebuah keping duwit logam adalah 4,27 mm.

Maka penyajian atau pelaporan information berasal dari tebal keping duwit logam tadi adalah :
(4,27 ± 0,005) mm

Atau sanggup termasuk sesuaikan jumlah desimal depan dan belakangnya:
(4,270 ± 0,005) mm

Nah, demikian sederet misal mengenai cara membaca mikrometer sekrup yang digunakan untuk pengukuran ketebalan benda. Semoga menaikkan wawasan anda.